WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis

Avatar photo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 4 Agustus, 2026 /PRNewswire/ — Asia Tenggara terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan manufaktur dan pasar konsumen dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Sejalan dengan itu, industri kemasan juga mengalami perubahan pesat yang dipicu oleh digitalisasi, isu keberlanjutan, serta diversifikasi rantai pasok. Menjawab perkembangan tersebut, World Expo of Packaging Industry Southeast Asia (WEPSEA) 2026 akan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo). Ajang ini diselenggarakan oleh RX (China) bekerja sama dengan World Packaging Organisation (WPO).

WEPSEA 2026 akan menghadirkan pelaku dari seluruh rantai nilai industri kemasan, mulai dari kemasan bergelombang (corrugated packaging), karton lipat, percetakan digital, kertas khusus, kemasan pangan, teknologi converting, hingga berbagai solusi aplikasi kemasan. Tak hanya menjadi ajang pameran inovasi, WEPSEA 2026 juga akan menggelar lebih dari 20 konferensi, lokakarya, dan forum jejaring bisnis (networking) yang memberikan wawasan pasar, analisis teknis, serta peluang kolaborasi bagi pelaku industri di Asia Tenggara.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konferensi Pembuka Mengulas Arah Perkembangan Industri Kemasan Asia Tenggara

Rangkaian acara akan dibuka melalui Southeast Asia Packaging Industry Conference 2026, forum utama yang mempertemukan para pemimpin asosiasi industri, lembaga riset pasar, serta perusahaan-perusahaan terkemuka dari berbagai negara di kawasan.

Forum ini akan mengulas berbagai strategi untuk memperkuat daya saing industri kertas dan kemasan di tengah isu keberlanjutan yang terus meningkat. Di sisi lain, peserta juga akan membahas peluang pertumbuhan baru di Asia Tenggara, perkembangan rantai pasok regional, serta prospek investasi yang dapat menjadi acuan bagi perusahaan yang ingin memperluas bisnis di pasar kemasan yang berkembang pesat.

Berbagai sesi lainnya turut mengangkat isu-isu terkini, seperti pemanfaatan teknologi percetakan digital untuk produksi dalam jumlah terbatas (short-run production) serta inovasi kemasan yang lahir dari penerapan prinsip ESG di industri makanan dan minuman.

AI dan Manufaktur Cerdas Menjadi Fokus Pembahasan

Kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi kini menjadi faktor penting yang mendorong transformasi di industri kemasan. Karena itu, WEPSEA 2026 mengangkat kedua teknologi tersebut sebagai fokus utama dalam rangkaian konferensinya.

Salah satunya, Next-Generation Smart Packaging Solutions Forum yang berlangsung pada 28 Agustus. Forum ini akan membahas bagaimana otomatisasi berbasis AI turut meningkatkan produktivitas di berbagai tahapan proses percetakan dan produksi kemasan.

Para pakar industri akan memaparkan berbagai penerapan teknologi, mulai dari otomatisasi cerdas pada tahap prepress, optimalisasi alur kerja hingga teknologi automated imposition. Berbagai solusi digital tersebut dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya produksi.

Forum ini juga menghadirkan sesi khusus yang dipandu para pakar dari Indonesia mengenai label kemasan halal. Sesi tersebut akan memberikan pemahaman kepada perusahaan internasional mengenai persyaratan sertifikasi dan peluang pengembangan merek di Indonesia sebagai salah satu pasar produk halal terbesar di dunia.

Melengkapi rangkaian diskusi teknis, Printerpreneur Talk Show akan mempertemukan para pelaku industri untuk berbagi pengalaman dalam mengoptimalkan biaya produksi. Berbagai strategi yang akan dibahas antara lain pemanfaatan material kemasan yang lebih ringan, seperti kertas bergelombang (corrugated paper) dan honeycomb paper, hingga penerapan model produksi print-on-demand.

Inovasi yang Menjawab Tantangan Industri

Di tengah kenaikan harga bahan baku, kondisi geopolitik yang tidak menentu, serta perubahan kebutuhan pelanggan, inovasi menjadi faktor penting bagi perusahaan untuk mempertahankan daya saing.

Melalui forum pada sore hari bertajuk "Navigating Challenges and Innovations in the Packaging Industry", para peserta akan membahas berbagai strategi agar perusahaan kemasan mampu beradaptasi dengan dinamika pasar melalui penerapan sistem manufaktur yang lebih fleksibel, penggunaan material inovatif, serta praktik bisnis yang berkelanjutan.

Forum tersebut juga akan mengulas berbagai isu penting, mulai dari peralihan menuju metode produksi dalam jumlah terbatas (short-run production), pemanfaatan material kemasan inovatif, penerapan Extended Producer Responsibility (EPR), hingga strategi membangun rantai pasok yang lebih tangguh. Berbagai agenda pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Lokakarya Interaktif yang Menghadirkan Solusi atas Tantangan Produksi Kemasan

Selain menghadirkan sesi konferensi, WEPSEA 2026 juga menggelar lokakarya interaktif yang membahas 10 tantangan utama dalam proses pencetakan kemasan untuk produk FMCG (fast-moving consumer goods).

Lokakarya ini dirancang sebagai sesi pembelajaran berbasis praktik dengan mengulas berbagai kasus nyata yang kerap ditemui di lini produksi, mulai dari tahap persiapan desain (artwork), proses pencetakan, hingga penyelesaian akhir (post-press finishing).

Peserta juga akan mengikuti sesi interaktif bertajuk "Packaging Detective" untuk mempelajari cara mengidentifikasi potensi masalah pada tahap prepress, memeriksa akurasi registrasi cetak, mengevaluasi kualitas proses die-cutting, serta meningkatkan pengendalian mutu di area produksi. Sesi ini memberikan manfaat langsung bagi manajer produksi, ahli kualitas produksi, maupun para profesional di industri kemasan yang ingin meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur.

Memperluas Peluang Kolaborasi Lewat Jejaring Bisnis

Selain menjadi ajang berbagi pengetahuan, WEPSEA 2026 juga dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri dan membuka peluang kerja sama baru.

Pada 29 Agustus, pihak penyelenggara akan menggelar Business Networking Cocktail Reception, sebuah sesi eksklusif untuk memperluas jejaring bisnis dengan mempertemukan peserta pameran, pembeli, penyedia teknologi, perusahaan converter, pemilik merek, serta asosiasi industri dalam suasana yang lebih santai. Kegiatan ini dapat mendorong terjalinnya kolaborasi lintasnegara sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis baru.

Rangkaian kegiatan networking juga mencakup PACT Alliance Indonesia Golf Invitational yang memberikan kesempatan bagi para eksekutif senior untuk memperluas jaringan profesional serta menjajaki potensi kerja sama di luar area pameran.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pihak penyelenggara turut menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti platform digital bagi pengunjung, layanan VIP, serta dukungan operasional selama pameran berlangsung. Berbagai fasilitas tersebut dirancang agar peserta dapat memaksimalkan peluang belajar dan mengembangkan bisnis selama tiga hari penyelenggaraan WEPSEA 2026.

Gerbang Menuju Pasar Industri Kemasan Asia Tenggara

Pesatnya investasi di sektor manufaktur, barang konsumsi, logistik, dan industri di Asia Tenggara terus mendorong lonjakan kebutuhan teknologi serta solusi kemasan yang lebih maju.

Berlokasi di jantung salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, WEPSEA 2026 menjadi wadah bagi pemasok internasional, perusahaan converter, produsen kemasan, pemilik merek, dan pembeli untuk membangun koneksi dengan ekosistem industri kemasan Asia Tenggara, mengenal berbagai inovasi terkini, serta menjalin kemitraan bisnis jangka panjang.

Mulai dari berbagi wawasan pasar, pemaparan teknologi terbaru, lokakarya berbasis praktik, hingga berbagai agenda yang memperluas jejaring bisnis, WEPSEA 2026 menjadi salah satu ajang industri kemasan yang paling berpengaruh di Asia Tenggara, serta membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk mempercepat pertumbuhan bisnis di pasar ASEAN.

Berita Terkait

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu
AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan
XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC
Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara
CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:30 WIB

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:00 WIB

NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:12 WIB

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:57 WIB

XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:26 WIB

CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok

Berita Terbaru

Pers Rilis

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agu 2026 - 01:12 WIB