Alliance to End Plastic Waste Merilis Laporan Kemajuan 2025, Menyoroti Kemajuan Tahun Pertama dalam Strategy 2030

Avatar photo

Rabu, 9 September 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Sejak 2019, Alliance telah mengurangi 378.147 ton [1] limbah plastik yang tidak terkelola dan menghasilkan nilai dari 418.529 ton limbah plastik.
  • Sejak 2019, Alliance telah mendorong komitmen pendanaan sebesar US$641 juta dari pihak ketiga dan investor berdampak.
  • Alliance mendorong kemajuan Program Negara di lima pasar prioritas serta Program Tematiknya di Eropa dan Amerika Utara.

SINGAPURA, 9 September 2026 /PRNewswire/ — The Alliance to End Plastic Waste hari ini merilis Laporan Kemajuan 2025, Strategy in Action, yang menandai tahun pertama penerapan Strategi 2030 serta menyoroti kemajuan awal dalam mengatasi hambatan pada tingkat sistem yang menghambat sirkularitas dan mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular untuk plastik. 

Pada 2025, Alliance berhasil mengurangi 138.162 ton limbah plastik yang tidak terkelola dan memanfaatkan kembali 165.317 ton limbah plastik sehingga memiliki nilai, sehingga total kumulatif sejak didirikan mencapai 378.147 ton limbah plastik yang dikurangi dan 418.529 ton yang dimanfaatkan kembali. Selain dari sisi volume, sejak 2019 Alliance telah mendorong komitmen pendanaan sebesar US$641 juta dari pihak ketiga dan investor berdampak. Inisiatif pendidikan dan perubahan perilakunya telah menjangkau lebih dari 1,5 juta orang sejak Alliance didirikan. Pada 2025, Alliance melibatkan 559 organisasi dalam pembiayaan, pengembangan, dan pelaksanaan proyek-proyeknya.

Dalam Strategy 2030, Alliance beralih dari proyek-proyek kecil yang terpisah ke Program Negara dan Tematik terintegrasi berskala lebih besar, dengan memfokuskan upayanya pada bidang yang dapat memberikan dampak terbesar: membantu negara-negara meningkatkan kematangan sistem daur ulang dan mengatasi tantangan kompleks lintas pasar, seperti plastik fleksibel. Pada 2025, Alliance memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas dampak, mendanai berbagai inisiatif secara bersama, serta menunjukkan solusi sirkularitas plastik yang dapat diperluas dan direplikasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"2025 merupakan tahun pertama yang penting bagi Strategy 2030 karena kami memperkuat fondasi untuk menciptakan dampak dalam skala yang lebih luas dan mendorong perubahan sistemik. Kami mulai melihat hasil di pasar-pasar yang paling membutuhkan, tetapi menghadirkan solusi yang memberikan dampak lebih besar dan berkelanjutan membutuhkan upaya yang konsisten, kemitraan yang kuat, dan komitmen. Kami telah mencapai kemajuan penting tahun ini dan terus membangun momentum untuk tahun-tahun mendatang," kata Jacob Duer, Presiden dan CEO, Alliance to End Plastic Waste.

Program Negara: membangun sistem pengelolaan limbah di wilayah yang paling membutuhkannya

Program Negara Alliance membantu negara-negara memperkuat sistem daur ulang dengan meningkatkan pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang limbah, sekaligus meningkatkan permintaan terhadap bahan daur ulang. Program ini saat ini telah dijalankan di Brasil, GCC (Arab Saudi), India, Indonesia, dan Afrika Selatan. 

Di Indonesia, Alliance mendorong perubahan sistemik dengan memperluas penerapan berbagai solusi melalui intervensi terkoordinasi di seluruh sistem pengelolaan limbah sebagai bagian dari proyek Solid Waste Management for Sustainable Urban Development (SWM-SUD) yang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Pada 2025, Alliance meluncurkan proyek percontohan pengelolaan limbah terintegrasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menggabungkan pemilahan sampah dari sumbernya, peningkatan pengumpulan dan pemilahan, serta penguatan hubungan dengan pelaku daur ulang lokal. Alliance telah berkomitmen menyediakan dana hingga US$40 juta untuk menerapkan prinsip-prinsip dari proyek percontohan di Malang di sejumlah kota dan kabupaten yang menjadi bagian dari SWM-SUD, guna membantu memperluas penerapan sistem pengelolaan limbah terintegrasi dan mendorong sirkularitas plastik di seluruh Indonesia.

Di India, fasilitas pengolahan sampah perkotaan yang didanai Alliance didirikan bekerja sama dengan pemerintah kota Mathura-Vrindavan. Fasilitas ini kini beroperasi pada 75% kapasitas dan diperkirakan dapat mengolah hingga 300 ton limbah per hari serta mencegah 80% limbah kota berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Program Tematik yang berfokus pada pendekatan berbasis pasar untuk plastik fleksibel

Program Tematik Alliance mengatasi hambatan lintas pasar dalam mewujudkan sirkularitas, dimulai dengan plastik fleksibel, yang merupakan salah satu bahan yang paling banyak digunakan tetapi paling sulit didaur ulang.

Pada 2025, Alliance mengembangkan berbagai proyek di Eropa dan Amerika Utara melalui Flexibles Program dengan menerapkan strategi berbasis pasar yang berangkat dari kebutuhan pasar akhir, guna memastikan solusi yang dikembangkan memiliki pasar yang layak. Ini berarti menyelaraskan sistem pengelolaan limbah dengan kebutuhan pasar akhir, mulai dari pengumpulan dan pemilahan hingga daur ulang.

Di Phoenix, Arizona, Alliance menerapkan pendekatan ini melalui model baru untuk pengumpulan plastik fleksibel dari lokasi komersial dan industri. Bekerja sama dengan RME Defeats Waste, proyek ini menyediakan pemadatan dan pengikatan limbah menjadi bal di lokasi serta layanan pengumpulan sesuai permintaan bagi penghasil limbah skala kecil, termasuk produsen dan rumah sakit, yang menghasilkan terlalu sedikit material sehingga metode pengumpulan konvensional tidak layak secara ekonomi. Dengan demikian, proyek ini membuka cara yang praktis untuk mendaur ulang material yang sebelumnya tidak dapat didaur ulang melalui sistem pengumpulan tersebut.

Alliance juga telah memprakarsai studi tentang sistem plastik fleksibel di AS untuk memetakan penawaran dan permintaan serta mengukur besarnya peluang di pasar akhir bagi plastik fleksibel daur ulang.

Memobilisasi modal untuk mempercepat perubahan sistemik

Memobilisasi modal masih menjadi salah satu hambatan terbesar dalam mewujudkan ekonomi sirkular untuk plastik dalam skala luas. Selama setahun terakhir, Alliance terus memperluas perannya sebagai katalis investasi di bidang sirkularitas plastik dengan memanfaatkan modal dan keahliannya untuk mengurangi risiko proyek, memperkuat portofolio peluang investasi, serta membuka akses ke sumber pembiayaan yang lebih luas dari mitra sektor publik, swasta, dan filantropi.

Plastic Circularity Strategy, yang dikelola oleh Lombard Odier Investment Managers (LOIM) dan turut dibentuk oleh Alliance melalui pendanaan awal serta dukungan teknis, mencapai penutupan pendanaan final pada musim panas 2026 dan terus menyalurkan modal ekuitas pertumbuhan kepada perusahaan-perusahaan yang mengembangkan solusi untuk mendorong sirkularitas plastik. Di antaranya adalah Fych Technologies dari Spanyol, yang menggunakan proses yang telah dipatenkan untuk mendaur ulang plastik multilapis yang kompleks, serta Bloom Biorenewables dari Swiss, yang mengubah biomassa nonpangan menjadi bahan kimia dan material berbasis hayati.

Baca Laporan Kemajuan 2025 Alliance to End Plastic Waste, Strategy in Action, untuk informasi selengkapnya.

Tentang Alliance to End Plastic Waste 

The Alliance to End Plastic Waste adalah organisasi nirlaba global dan independen yang bertujuan menciptakan ekonomi sirkular untuk plastik serta mengakhiri limbah dan polusi plastik. Kami bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan di seluruh rantai nilai, termasuk sektor swasta, pemerintah, penyandang dana lainnya, dan LSM, untuk mewujudkan visi ini. 

Hal ini mencakup pengembangan dan penerapan solusi serta pengurangan risiko dalam penerapannya, yang berkaitan dengan desain, pengumpulan, pemilahan, daur ulang, dan penggunaan kembali plastik. Kami mendorong inovasi, kolaborasi, dan transfer pengetahuan serta memobilisasi pendanaan dari sumber pendanaan pembangunan dan sektor swasta untuk mendukung berbagai inisiatif dalam skala luas. 

Bersama anggota dan mitra, kami mengembangkan solusi yang layak secara ekonomi, bermanfaat bagi lingkungan, dan bertanggung jawab secara sosial untuk mewujudkan ekonomi sirkular untuk plastik. Pelajari lebih lanjut di endplasticwaste.org 

[1]  Semua angka tonase yang disebutkan menggunakan satuan ton metrik.

 

 

 

Berita Terkait

Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas
JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan
TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living
K-Medichem asal Korea Kian Gencar Ekspansi Global Lewat Lini Produk Skincare PDRN Derma, Bidik Vietnam, Indonesia, dan Pasar Lain
Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen
GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026
SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%
Kolmar Korea Hadirkan Tabir Surya dengan Sensasi Sejuk pada Kulit di Tengah Gelombang Panas Ekstrem yang Semakin Intens di Seluruh Dunia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 02:54 WIB

Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas

Rabu, 9 September 2026 - 02:02 WIB

JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan

Rabu, 9 September 2026 - 01:48 WIB

TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living

Rabu, 9 September 2026 - 01:44 WIB

K-Medichem asal Korea Kian Gencar Ekspansi Global Lewat Lini Produk Skincare PDRN Derma, Bidik Vietnam, Indonesia, dan Pasar Lain

Rabu, 9 September 2026 - 01:15 WIB

Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen

Rabu, 9 September 2026 - 00:50 WIB

GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026

Rabu, 9 September 2026 - 00:27 WIB

SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%

Selasa, 8 September 2026 - 12:30 WIB

Kolmar Korea Hadirkan Tabir Surya dengan Sensasi Sejuk pada Kulit di Tengah Gelombang Panas Ekstrem yang Semakin Intens di Seluruh Dunia

Berita Terbaru