Pupuk Subsidi Jangan Diperdagangkan, Prabowo Subianto: Anak Indonesia Perlu Didorong Jadi Petani

Avatar photo

Jumat, 12 Januari 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto saat berdialog bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Jakarta, Jumat, 12 Januari 2024. (Dok. TKN Prabowo Gibran)

Prabowo Subianto saat berdialog bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Jakarta, Jumat, 12 Januari 2024. (Dok. TKN Prabowo Gibran)

HAIUPDATE.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mendorong anak-anak muda Indonesia agar tidak enggan jadi petani.

Hal ini dikatakannya saat menjawab pertanyaan para anggota Kadin terkait ketahanan pangan, dan kurangnya minat anak muda untuk menjadi petani.

Prabowo menyampaikan di acara “Dialog Capres Bersama Kadin: Menuju Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Jumat, 12 Januari 2024.

Prabowo mengatakan, persoalan pangan adalah masalah hidup mati bangsa dan merupakan masalah strategis.

“Jadi itu benar, kenapa berkurangnya para petani karena anak-anak muda melihat Bapaknya tidak untung, hidupnya susah. Nilai tukarnya tidak cocok.”

Lihat konten video lainnya, di sini: VIDEO: Mendapat Penilaian 11 dari 100 oleh Anies, Prabowo Subianto: Kalau dari Ente Mah, Emang Gue Pikirin?

“Bahwa ekonomi neoliberalisme ini membuat anak petani sulit mendapat sekolah bagus, karena semua dianggap free market”

“Memang free market benar tapi hak dasar masyarakat itu tidak boleh diperdagangkan,” kata Prabowo.

Lanjutnya bahwa ada beberapa program yang benar, yang sudah pernah dilakukan pemerintah sebelumnya untuk mengatasi soal pangan.

Yaitu saat Badan Urusan Logistik (Bulog) melaksanakan operasi pengendalian harga.

Kalau harga untuk petani kurang baik bisa dikendalikan, tetapi konsumen di kota juga dijaga.

“Jadi keberpihakan, pengelolaan, pupuk (subsidi) harus ke petani jangan banyak perantaranya”.

“Jangan dibiarkan diperdagangkan. Itu pupuk subsidi untuk rakyat, benih dan sebagainya,” kata Prabowo.

Kemudian salah satu strategi yang nantinya akan dilanjutkan adalah lumbung pangan.

“Kalau mereka (negara impor) tiba-tiba tutup, tidak mau jual, kita nanti mau makan apa? Saya sudah bicara bertahun-tahun, ada rekam jejak digitalnya, cetaknya.”

“Kita harus punya food estate yang besar. Tetapi kita harus bantu petani kita, harus buat petani makmur, anaknya petani mau jadi petani.”

“Seperti di Jerman, petani ke ladang pagi hari dan sore naik mobil, dia ke disco malam-malam,” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Prabowo mengatakan, pembicaraan terkait pertanian sebenarnya tidak bisa dilakukan hanya dua menit.

Ia pun mengajak para anggota Kadin datang ke Hambalang, untuk kembali berdiskusi terkait pertanian.

“Sebenarnya moderator bahas pertanian ini tak cukup dua menit. Jadi begini kalian akan saya undang balik, khusus ke Hambalang.”

“Kita diskusikan pertanian ini selama lima jam. Bagaimana?” ajak Prabowo, yang langsung disetujui para tamu yang hadir.***

Berita Terkait

Mohamad Sohibul Iman Diusung PKS Jadi Calon Gubernur di Pemilihan Kepala Daerah Jakarta Tahun 2024
Partai Gerindra Tanggapi Pernyataan PKS Soal Ditawari Koalisi untuk Posisi Cawagub Ridwan Kamil
Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
Di Rumah Kertanegara, Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem
Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Ditetapkan KPU Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih
Tanggapi Putusan MK, Prabowo Subianto: Terima Kasih kepada Masyarakat dan Fokus Hadapi Masa Depan
Tanggapi Pertemuan Mardiono dengan Aìrlangga di acara Halalbihalal Golkar, Ganjar Pranowo: Tidak Apa-apa
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Hadiri Syukuran Ulang Tahun ke-65 Mbak Titiek Soeharto
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 08:12 WIB

Anis Matta Ungkap Pembahasan dalam Pertemuan Prabowo dengan Para Ketum Partai Koalisi dan Erick Thohir

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:33 WIB

Syahrul Yasin Limpo Disebut Beri Arahan ke Bawahan untuk Serahkan Uang Sebesar Rp800 Juta kepada Firli Bahuri

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:28 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Jaminan Keterampilan untuk Sukses Global

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:21 WIB

Perlindungan untuk Gaza, Prabowo Subianto dan Raja Yordania Bahas Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:14 WIB

Presiden Jokowi Jelaskan Soal Rencana Perum Bulog akan Akuisisi Sumber-sumber Beras di Kamboja

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:33 WIB

KPK Segera Periksa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Terkait Kasus Buronan Harun Masiku

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:05 WIB

Kasus Korupsi Impor Gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana, Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi

Senin, 20 Mei 2024 - 10:26 WIB

Inilah Profil Anggota DPR Indira Chunda Thita Syahrul yang Sempat Jadi Komisaris BUMN PT Petrokimia Gresik

Berita Terbaru