KPK Ajukan Kembali Red Notice dengan Nama Baru karena Buronan KPK Paulus Tannos Ubah Kewarganegaraan

Avatar photo

Rabu, 9 Agustus 2023 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK. (Dok. Kpk.go.id)

Gedung KPK. (Dok. Kpk.go.id)

HAIUPDATE.COM – Kadiv Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Irjen Pol Krishna Murti mengungkap ada buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah mengubah status kewarganegaraan Indonesia.

Menanggapi informasi ini, Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan ada buronan yang telah mengubah status kewarganegaraan tersebut.

Yaitu Paulus Tannos, tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Iya betul. Informasi yang kami peroleh demikian,” ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa, 8 Agustus 2023.

Baca artikel lainnya di sini: Sempat Pergi ke Singapura, Polisi Pastiksn Mantan Politisi PDIP Harun Masiku Masih Berada di Indonesia

Dengan adanya perubahan kewarganegaraan ini, lanjut Ali Fikri, KPK akan kembali mengajukan red notice untuk identitas terbaru Paulus Tannos.

“KPK sudah ajukan kembali red notice dengan nama baru dimaksud,” ucap Ali Fikri.

Menurut Ali, aparat penegak hukum sejatinya sudah sempat mengetahui lokasi keberadaan Paulus Tannos di Thailand dan hampir menangkapnya.

Namun, buronan KPK itu tidak bisa dipulangkan ke Indonesia karena sudah berubah kewarganegaraan.

“Tidak bisa dipulangkan karena nama sudah berubah dan paspor negara lain. Kami terus lakukan pengejaran buron dimaksud,” tukas Ali Fikri.***

Berita Terkait

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Pemerintah Izinkan Koperasi Kelola Tambang, 2.500 Ha Lahan Tambang Rakyat Disiapkan
Prabowo Disambut Lautan Warga Di Monas Saat Karnaval Bersatu
Prabowo Dukung Kepemimpinan Anwar Ibrahim, ASEAN Dianggap Mampu Redam Konflik Regional
Tanggung Jawab Hukum Pihak Swasta pada Kontrak Pengadaan Bansos COVID-19
KPK Periksa Kasus EDC BRI, Digitalisasi Bank BUMN Diuji Integritasnya
KPK Telusuri Korupsi Teknologi BRI: 13 Dicegah, Eks Direksi Diperiksa
KPK Buka Opsi Periksa Bobby Nasution dalam Kasus Suap Proyek Jalan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:05 WIB

Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

Rabu, 9 September 2026 - 02:54 WIB

Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas

Rabu, 9 September 2026 - 02:02 WIB

JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan

Rabu, 9 September 2026 - 01:48 WIB

TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living

Rabu, 9 September 2026 - 01:44 WIB

K-Medichem asal Korea Kian Gencar Ekspansi Global Lewat Lini Produk Skincare PDRN Derma, Bidik Vietnam, Indonesia, dan Pasar Lain

Rabu, 9 September 2026 - 01:00 WIB

Alliance to End Plastic Waste Merilis Laporan Kemajuan 2025, Menyoroti Kemajuan Tahun Pertama dalam Strategy 2030

Rabu, 9 September 2026 - 00:50 WIB

GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026

Rabu, 9 September 2026 - 00:27 WIB

SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%

Berita Terbaru